Thursday, January 10, 2019

Belajar Menjadi Reporter #6: Sukanya Jadi Reporter

Kalau di Seri Belajar Menjadi Reporter sebelumnya, aku selalu curhat, eh, cerita dukanya. Nanti bikin calon reporter batal kirim surat lamaran ke media, deh *didemo pemilik media, huhuhu. Jadi, biar imbang, ya aku cerita sukanya jadi reporter. Tentu selain mendapatkan gaji dari kantor, ya, huehehehe.

Baca: Seri Belajar Menjadi Reporter 1-5

Monday, December 24, 2018

7 Hal yang Dipertimbangkan Sebelum Memilih Kosmetik Online shop

Halooo, sesekali mau share soal kosmetik boleh, ya? Kan, namanya perempuan, meski sudah menjadi ibu dan rempong mengejar anak, hehehe, tetap ingin tampil bersih biar enak dilihat gitu. Apalagi sekarang banyak kosmetik yang dijual di online shop, tapi tetap harus selektif. Aku juga sudah pernah menulis soal kulit wajahku yang sensitif jadi harus benar-benar cek dulu.

Baca: Pengalaman Menjadi Model Make Over Make Up

Nah, kalau menurutku, sebelum memutuskan membeli kosmetik, mending cek 7 hal ini dulu:

Thursday, December 20, 2018

7 Imajinasi yang Menjadi Permainan Anak Usia 3 Tahun

Meski menjadi #MomCopywriter yang bekerja di rumah, maka bisa dibilang 24 jam ya selalu bersama Anak Lanang. Sekarang berusia 3 tahun dan selalu berimajinasi pakai alat-alat di rumah yang sederhana. Tingkah polahnya itu bikin aku ketawa sendiri. Siapa tahu bisa jadi ide nggak penting buat kamu mengajak anak bermain seperti ini, hehehe:

Baca: 7 Ide Mainan Lego Bersama Balita


Monday, December 10, 2018

Kenapa Ibu Rumah Tangga (IRT) Belajar Copywriting?

Yuhuiii, kali ini aku mau sharing aja, ya, soal baru merasa kalau profesi copywriter itu bisa dilakukan oleh kalangan ibu rumah tangga (IRT), lho. Siapa tahu, ada IRT di luar sana yang lagi cari aktivitas apa gitu biar nggak bosen di rumah ngejar anak melulu, hosh hosh hosh! Nah, menurutku, bisa belajar copywriting terus jadi copywriter, deh, soalnya:


Friday, November 30, 2018

Wonderful Indonesia: Itinerary Wisata Semarang dalam 1 Hari

“Semua orang harus melakukan perjalanan atau traveling agar bisa belajar dari daerah lain.”

Setuju, ya sama kalimat di atas? Belajar itu sepanjang hidup. Mulai keluar dari perut ibu sampai napas berhenti. Salah satunya, belajar dari daerah lain dengan traveling. Tapi, kalau cuma punya 1 hari libur buat traveling gimana? Misalnya, hanya bisa pergi di hari Minggu, atau ada 1 tanggal merah yang jatuh pada hari Rabu alias nggak bisa ber-long-weekend.

Nah, Kota Semarang sebagai ibu kota Jawa Tengah ini bisa jadi pilihan karena mewakili Wonderful Indonesia. Kira-kira, selama 1 hari bisa ke mana dan belajar apa? Copas itinerary ini aja.


Sebelumnya, kalau aku sarankan sih sampai di Semarang itu dini hari atau subuh. Anggap aja mulai dari stasiun Tawang di Semarang, ya. Buat yang naik pesawat, atau pakai bis, atau bawa mobil sendiri, bisa ikuti alur jalan-jalannya dimulai dari stasiun. Soalnya, posisinya paling dekat dengan pusat kota.

Siap?
Yuk jalan!

Friday, November 23, 2018

Wisata Candi Prambanan untuk Liburan Akhir Tahun

Nggak terasa, ya, sebentar lagi akan bertemu tahun baru. Nah, yang namanya akhir tahun itu pasti identik sama liburan. Kalau aku sih, biasanya liburan sama keluarga. Kadang diisi dengan mudik, kadang liburan sendiri aja sama suami dan Anak Lanang. Akhir tahun ini, kayaknya mau pilih liburan bertiga aja sama keluarga kecil. Apalagi, beberapa bulan ini nggak keluar kota sama sekali karena Anak Lanang masuk fase toilet training.

Baca: Tips dan Tahapan Toilet Training

Friday, November 16, 2018

7 Ide Mainan Lego bersama Balita

Tahu, kan, kalau selama 2 bulan yang lalu Anak Lanang itu toilet training. Jadi, lebih sering di rumah. Ternyata, aku harus puter otak biar Anak Lanang nggak minta maen di playground dulu #ModusNgiritJuga hehehe. Salah satu aktivitas yang bikin Anak Lanang hepi itu bermain lego. Nah, aku mau share 7 ide bermain lego yang bikin balita makin hepi pas bermain.

Baca: Tips dan Tahapan Toilet Training 

Friday, November 2, 2018

Belajar Menjadi Reporter 5: 3 Macam Narasumber yang Bikin Cenat-cenut

Akhirnya seri “Belajar Menjadi Reporter” datang lagi. Kalau sebelumnya aku lebih banyak nulis pengalaman kecut sebagai reporter audio visual, sekarang mau curhat ah seputar suka eh duka aja deh, jadi reporter media online. Jadi, meski wawancaranya kebanyakan lewat chat WA atau WA call, tanpa pernah ketemu langsung, ternyata tetap harus berhadapan dengan berbagai karakter narasumber yang ajaib. Dari yang baiiiiik banget sampe jawab 10 pertanyaan wawancara seperti kasih naskah novel 100 halaman *tempelin koyo di jari, hingga yang bikin cenat-cenut seperti ini:

Baca: Belajar Menjadi Reporter 1-4


Monday, October 22, 2018

Tips dan Tahapan Toilet Training

Sebelum menyesal baca tulisan panjang ini, mungkin saja tergolong tidak berfaedah, karena ... aku baru konsisten menjalankan toilet training alias TT ketika Anak Lanang tepat habis ultah ke-3, alamak! Ketahuan kalau ibunya pemalas #IyaDehTerserah, dududududu... Tapi, sebenarnya triknya juga sama dengan TT yang mayoritas dilakukan pas anak 1,5- 2 tahun sih. Terus, kenapa aku mau nulis? Karena pengalaman toilet training ini sungguh wow dan harus dicatat #taelah dan mungkin bermanfaat bagi yang butuh tips toilet training usia batita.

Wednesday, October 10, 2018

Tips Menghadapi Deadline Kerjaan atau Lomba Menulis

Sudah tahu ya kalau kerjaan sehari-hariku itu luluran eh menulis di rumah, dengan backsound suara Anak Lanang, “brem ... brem,” maen mobil-mobilan. Jadi, meski menjadi ibu rumah tangga (IRT) ya tetep aja harus berhadapan dengan deadline. Khususnya deadline menulis, ya, bukan deadline memasak #EmangnyaLombaMasterChef?

Nah, aku mau bagi tips biar nggak khilaf kelewat deadline mulu. Tips ini bisa kamu lakukan ketika punya deadline pekerjaan menulis atau lomba menulis. Kalau deadline-ku setiap hari itu harus setor sekian tulisan ke kantor. Selain buat menghadapi deadline pekerjaan kantor, trik ini juga aku lakukan ketika ada proyek menulis buku. Kan, pihak penerbit atau agensi naskah kadang suka minta pokoknya selesai pas tanggal ini, ya *tepaksa mengangguk.