Thursday, October 31, 2019

DIY Mainan Anak: Buku Aktivitas buat Balita


#MomCopywriter ini kembali lagi karena pengen sharing pengalaman nggak penting, hihihi, yaitu membuat sendiri buku aktivitas buat balita (usia paud). Akhir-akhir ini, Anak Lanang makin sering minta nulis-nulis. Apalagi pas lomba 17an di RT kemarin, dapat hadiah buku dan spidol. Dari pada tuh buku nantinya lumutan, hehehe, buat buku aktivitas sendiri saja.


Mau tahu isi buku aktivitas Anak Lanang ala Ibu?

Satu, bermain “mencari jalan”
Kamu membuat jalan dari titik pertama hingga titik terakhir. Bisa pakai bolpoin. Pastikan juga membuat jalan yang buntu agar anak belajar bisa memilih jalan yang benar. 
Pilihannya membuat jalan:
- Anak pergi ke masjid (gambar pertama itu anak, gambar terakhir itu masjid), atau
- Mobil polisi ke kantor polisi

Nih contohnya:

Dua, menghitung lalu mencari angkanya
Kamu buat gambar, misalnya gambar mobil 1 buah, lalu 2 buat, dst. Buatnya di sisi kanan buku. Lalu, buat angkanya, yaitu 1, 2, dst, di sisi kiri buku. Terus, anak harus menghitung jumlahnya, lalu cari angka yang benar. Anak juga belajar membuat garis dari titik kanan ke kiri.

Nih contohnya:

Tiga, mencocokkan warna dan gambar
Kamu bisa membuat 1 gambar pakai spidol yang berbeda warna di sebelah kiri, begitu pula di sebelah kanan tapi posisinya yang sewarna jangan sejajar, ya. Jadi, anak tidak hanya belajar mencari gambar yang sama, tapi juga pilih warnanya juga harus sama.

Nih contohnya:

Empat, menulis huruf
Ini cara mengajarkan anak menulis, sih. Misalnya, Anda membuat titik-titik yang jika digabungkan menjadi huruf alphabet, huruf hijaiyah, angka, dst. Bisa juga, di sebelahnya dikasih angka atau huruf yang benar, karena ternyata semakin memudahkan anak.

+: Eh, itu kayak kasih contekan nggak sih?
-: Namanya juga anak balita, boleh lah kasih “contekan”. Sekalian meminta anak membaca huruf atau angkanya.

Nih contohnya:

Lima, mencari gambar yang sama dengan yang paling atas
Anak akan belajar fokus dan memperhatikan detail, nih. Kamu bisa membuat 1 gambar yang ada di paling atas. Lalu di bagian bawahnya kasih sedikit gambar yang 100% sama, dan sisanya yang sedikit berbeda. Misalnya, gambar teratas itu mobil sambil tersenyum, lalu di bawahnya bisa ada mobil yang sedih.

Nih contohnya:

Enam, membedakan huruf hijaiyah dengan yang ada fathah
Sebelum masuk TPQ, Anak Lanang mulai tertarik dan belajar 30 huruf hijayah (dari alif sampai ya). Lalu, pas masuk TPQ dan mulai belajar iqro 1, kan mulai belajar membaca huruf hijaiyah dan ada fathah-nya. Tentu, beda antara membaca alif dengan a (alif yang ada fathah-nya).

Nih contohnya:

Tujuh, belajar menggunting, menempel, dan menyamakan gambar
Kamu bisa menyiapkan stiker/label. Lalu membuat gambar atau tulisan. Misalnya, tulisan 1, 2, dst. Terus membuat tulisan 1, 2, dst juga di buku. Nah, ajak anak menggunting label, lalu memasangkan di buku, di tempat yang tepat.

Nih contohnya:

Seperti itu, yah. Boleh kok dicontek. Boleh kok bilang kalau tulisan/gambarku jelek, hiks. Boleh kok mengirimkan segunung buku aktivitas buat Anak Lanang, hihihi. Sebenarnya, tantangan membuat buku aktivitas adalah, terkadang aku membuatnya lebih lama, dari pada waktu anak mengisi bukunya. Ibarat, rasa pegal membuat buku aktivitas belum selesai, eh, Anak Lanang minta dibuatkan baru lagi, huhuhu. Harus semangat, yak *singsingkan lengan daster.


10 comments:

  1. Wah, menarik banget mb...bisa dicontek nih buat balita ku

    ReplyDelete
  2. Kreatif nih emaknya A, dengan bahan yang ada sebenarnya bisa bikin aktivitas yang beraneka ragam untuk anak ya.

    ReplyDelete
  3. Jempol deh utk mamak kreatif satu ini. Izin contek ah buat mainan dg krucil saat ke rumah kami..

    ReplyDelete
  4. Mamaknya kreatif banget si.
    Proses DIY-nya sendiri pasti menyenangkan. Priceless lah ini.

    ReplyDelete
  5. Sama kayak Tazka niih, lagi suka hitung menghitung dan dia juga lebih suka oret2 di buku buatan sendiri ketimbang yg beli di tokbuk...emak jd irit deh

    ReplyDelete
  6. Bisa dicontek nih nanti kalo keumala udh bisa pegang pensin. Sekarang masih tahap main2 edukatif gitu mbak. Tfs ya

    ReplyDelete
  7. Dulu suka banget begitu, bikin sendiri tapi sejak ada caca lebih suka ngeprint hihihiii... Semangat arkaan.

    ReplyDelete
  8. Anak lanang mainannya seruuuu pun. Jadi bisa sekalian belajar banyak hal pula. Senangnyaaaa .. ^^

    ReplyDelete
  9. Lhoh apik banget ini idenya. Bisa
    Dipraktikkan dan digethok tularkan pada lebih banyak orang

    ReplyDelete
  10. Jaman Kakak sama Adek masih krucil aku juga lebih sering bikin aktivitas anak begini. Anak-anak lebih seneng kayaknya, meski tampilan mleyat mleyot hahah

    ReplyDelete