Pengalaman Menjadi Model Make-over Make-up

Ide postingan ini sebenarnya ketika mendekati perayaan ultah komunitas blogger khusus perempuan di Semarang, yaitu Gandjel Rel.
Waktu itu ditanya, “Mau jadi model make-over make-up pas hari H ultah nggak?”
Buru-buru aku menjawab, “Enggak.”
Eit, karena punya satu alasan. Soalnya, dulu pernah jadi model make-over make-up di sebuah acara. Seneng sih, wajahku jadi berubah kek bidadari *siapin ember buat yang mendadak mual, hehehe. Tapi ... ah, aku ceritain aja, ya, di bawah ini.


Waktu itu, aku dapat undangan menghadiri event “Belajar Zumba Dance sambil gendong Bayi”. Kira-kira setahun yang lalu. Keseruan acaranya bisa dilihat di postinganku yang sebelumnya.
Baca: Tips Senam Zumba sambil Gendong Bayi 

Di dalam acara tersebut, ada sesi make-over bagi peserta.
“Siapa yang mau jadi model make-over?” tanya Mbak MC.
Entah kenapa, padahal aku tuh anti banget sama yang namanya make up. Kok ya mendadak tunjuk tangan. Kayak ada bisikan-centil biar sesekali tampil bak artis hits, hallah!
“Nanti anaknya biar saya yang jaga, deh, Bu,” bujuk Mbak MC.
Yes! Kegirangan, hehehe.

Kalau diingat-ingat, terakhir wajahku dirias (sebelum datang ke event itu, ya), itu sekitar tahun 2011 pas ngundu mantu, hihihi. Lamanya, yaaa.

Baiklah, aku maju dan pasrah kalau wajahku dicoret-coret sama Mbak SPG salah satu produk kecantikan. Sekitar 5 menit pertama sih baik-baik aja. Satu Mbak SPG menjelaskan tips merias. Mbak SPG satunya yang bagian merias aku.

Tapi ... ya, namanya juga di acara itu pesertanya adalah ibu dan anak-anak. Ternyata si anak-anaknya juga kepo, hahaha. Jadilah para anak-anak itu, termasuk anakku, “mengacak-acak” isi beauty case Mbak SPG, wkwkwkwk, maaf, ya, Mbak.

Mbak SPG langsung “menyelamatkan” beauty case-nya. Lebih aman dibawa dari pada ditaruh di meja, nanti dikira barang mainan lagi sama anakku, hihihi. Mau tahu hasilnya? Ini dia ... 


Alhamdulillah, sengaja Mbak SPG kasih riasan sederhana, karena disesuaikan dengan emak rempong yang pengen praktis bermake-up, biar tetep tanpil kece, walau sibuk mengurus anak sambil ngos-ngosan, hehehe. Jadi, nggak terlalu menor ah menurutku.

Begitu make-over selesai, alhamdulillah juga, Anak Lanang masih mengenaliku sebagai ibunya, hihihi. Takutnya, mendadak dia bingung, “Kok wajah ibuku ganti wajah Alyssa Soebandono?” #Ngimpiiii!

Baeklah, mari kita pulang ke rumah, Nak. Karena itu Hari Sabtu, jadi suami ada di rumah. Pas bukain pintu, alhamdulillah juga, suami masih ngenali aku sebagai istrinya, wkwkwkwk. Nggak lama kasih komentar, “Habis main lenong di mana?” Hiks. Potek hatiku, Mas #taelah.

"Sudah sholat, belum? Dihapus dulu, itu.” Oh, wajahku-yang-ngaku-ngaku-mirip-Alyssa-Soebandono-ini hanya bertahan 1 jam *comot make-up remover sebelum wudhu. Jadi, kenapa aku kurang suka di-make-up?

Pertama, kasihan tukang make-up-nya. Apalagi pas ngasih eyeliner. Dijamin aku bakal nangis karena nggak biasa dan bikin repot dia, kan?

Dua, sensitif. Apalagi mataku sensitif. Nggak lama suka merasa pedih setelah make up. Terus, kulitku juga sensitif, biasanya habis make up timbul jerawat.

Tiga, kasihan MUAnya, sudah capek-capek merias, eh, harus dihapus karena mau sholat. Harusnya pas jadi model MUA, pas aku "datang bulan" ya, hihihi.

Empat, rasanya pake topeng. Kayak ada yang nempel banyak di kulit, gitu. Mungkin karena belum terbiasa aja, ya. Lebih suka perawatan wajah kayak masker, dll, gitu, dari pada make up sih #Alasan.

Lima, suami lebih suka wajah natural (kayaknya modus, padahal dia berat hati kalo uangnya buat beli alat make up sih, hohoho).

Comments

  1. Duuj cantiknya mbak wuri.... Mirip artis mbak emang... Hehehe..

    ReplyDelete
  2. Cie mba wur, manglingi mba..cantik :)

    ReplyDelete
  3. keliatan freshh banget mbak ^_^
    kalo aku dimakeupin, malah sayang waktu mau dibersihin, hihii
    macaknya lama, bersihinnya hanya beberapa menit, hheee

    ReplyDelete
  4. aye mba Alysa minta TTD dong :D kok ya sama mba dulu aku ikutan kursus MUA pulang2 dibilangin suami dih ngelenong dimana?wkwkwk malesin mending y make up seadanya aee :p

    ReplyDelete
  5. The power of make up emang yaa Mbak, hehe. Wajah bisa jadi mirip artis.

    ReplyDelete
  6. Wkwkwkkk, akhirnya curhat di siniiih..
    Tapi makin ayuu loh, mas Munif aja yang nggak mau muji2, hihii

    ReplyDelete
  7. Wah, aku baru lihat foto mbak Wuri dandan cantik. Cantik mbak mangklingi gitu, tapi make upnya tetep natural.

    ReplyDelete
  8. waduh kalau saya di make over nnti jadi cantik :v

    ReplyDelete

Post a Comment