Tuesday, May 16, 2017

Investasi Reksadana Syariah untuk Pemula

Halu … Hari Sabtu lalu, 13 Mei, aku jelong-jelong ke Paragom Mall. Pas banget, ada acara Keuangan Syariah Fair (KSF) 2017 di Semarang. Padahal, aku tuh masih awam seputar investasi, termasuk reksadana, dan yang syariah pula. Tapi, setelah ikut talk show terus lanjut tanya-tinyi ke Emak Cantik di stan dari Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), jadi pengen cerita, ternyata, ada lho cara menabung lewat investasi jangka panjang yang sesuai amanah buat pemula, dan mudah dipahami bingits.

serius tanya-tinyi sama Emak Cantik di stan dari MAMI


Oke, yang pertama, pasti dong bertanya, “Kenapa harus investasi bukan menabung saja?”

Jadi gini, menabung berbeda dengan investasi. Menabung itu simpanan yang beresiko. Misalnya, kamu nabung 1 juta. Sedangkan, nilai uang 1 juta itu akan berbeda di masa mendatang karena inflasi. Kongkretnya gini deh, sekarang dengan uang 1 juta bisa belanja bulanan buat satu keluarga. Coba lihat 5 atau 10 tahun mendatang, memangnya bisa cuma belanja pake uang 1 juta? Harga-harga kan pada naik karena inflasi. Sementara itu, investasi reksadana lah yang bisa mengalahkan inflasi. Jadi, ibaratnya punya simpanan yang bisa digunakan dalam jangka panjang tanpa terpengaruh inflasi.

Lebih mudahnya, investasi reksadana itu mirip rujak. Dengan uang 10 ribu, kamu bisa beli rujak yang isinya beragam, seperti pepaya, bengkoang, mangga, nanas, jambu air, kedondong, timun, dll. Sedangkan kalo non-investasi reksadana, seperti punya uang 10 ribu tapi bisa beli 1 buah saja. Pilihannya ya apel merah cuma dapet 2 biji, atau seplastik kecil straberi, dll.  

Makanya, ingat prinsip Insyaf Irit Invest Amanah aja.
* Oke, aku insyaf deh, kalo memang butuh investasi reksadana. Contohnya, biar bisa buat biaya nikah nanti, nabung buat biaya pendidikan anak nantinya, simpanan khusus naik haji, dll.
=> Iyes, aku harus hidup irit mulai dari sekarang. Eit, irit itu bukan pelit. Tapi tahu kebutuhan bukan keinginan. Butuhnya ngopi, ya beli aja kopi sachet daripada nongkrong di kafe.
=> Siap, aku invest sekarang juga, biar penghasilan yang sekarang didapat, bisa bermanfaat juga di masa mendatang.
=> Eit, tapi harus yang amanah, nih, biar sesuai syariah, ya. Kamu pasti dong pilih makanan yang halal, kosmetik juga harus ada label halal, sedangkan keuangannya harus dijamin syariah alias halal, ya.

Terus, gimana pilih investasi reksadana yang syariah?

Yang pertama, pilih investasi reksadana yang memang cocok untuk pemula. Biasanya, nilai investasinya sangat terjangkau, jadi resikonya ikut kecil. Oh ya, kata Bapak Legowo Kusumonegoro, Presiden Direktur Manulife Aset Manajemen Indonesia, “Semakin kecil investasinya, kian kecil juga resikonya. Semakin besar nilai investasi, pasti kian besar resikonya. Jika nilai investasinya besar tapi resiko kecil, itu pasti investasi bodong.”

Poin kedua, pastikan pula pengelolaannya sudah syariah. Antara lain, akadnya reksadana syariah, investasi di perusahaan yang memenuhi syarat kepatuhan syariah, lolos seleksi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan Dewan Syariah Nasional MUI, penempatan hanya pada instrumen yang terdaftar pada Daftar Efek Syariah, dll.

Ketiga adalah, memiliki manfaat yang berkaitan dengan kegiatan ibadah. Misalnya, sebagai salah satu cara untuk bisa naik haji. Kurang lebih, gambarannya seperti di foto ini:

Ilustrasi dana haji antara lewat tabungan dengan MSSI

Hal keempat yaitu bisa dicairkan kapan saja. Ini nih yang membedakan dengan deposito. Ya … namanya hidup kan tidak bisa ditebak. Bisa jadi, tiba-tiba butuh duit karena harus ganti kendaraan, soalnya motor yang lama sudah berkali-kali mogok padahal dibuat kerja setiap hari, atau butuh dana daftar sekolah anak dan bisa cair kapan aja tanpa harus menunggu beberapa waktu dahulu. Intinya, bisa jadi sumber dana dadakan juga yang sangat penting dan tidak bisa di-pending.

Terakhir or kelima, bukan obyek pajak. Hal ini, berbeda dengan deposito atau produk investasi lainnya, keuntungannya tidak dipotong pajak. Semuanya, bisa buat kamu, kok. Asyik, ya?

Pas banget, kelima hal di atas sudah ada di Manulife Syariah Sukuk Indonesia (MSSI). Bahkan, hanya dengan Rp10.000,- (sepuluh ribu rupiah) sudah bisa berinvestasi. Terjangkau banget, kan? Untuk selanjutnya juga bisa hanya berinvestasi 10 ribu lagi kok. Ternyata, MSSI ini produk baru dari Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI).

Masih ada kemudahan bagi yang ingin berinvestasi syariah. Apa itu?

Bagi yang siap berinvestasi 10 ribu rupiah, bisa dimulai dari rumah. Maksudnya? Cukup klik MAMI sudah bisa mendapatkan 6 kemudahan dalam berinvestasi, yaitu sebagai berikut ini lho:

1. Register investor lama atau baru. Asyik nih, register saja bisa dilakukan full online. Nggak perlu meluangkan waktu khusus untuk datang ke kantor MAMI. Cukup isi data yang diminta, upload foto KTP, lalu tunggu telepon verifikasi dari CS MAMI, terus siap transaksi, deh.

2. Beli unit reksadana secara online. Mau tambah produk baru atau Top Up, juga bisa lewat online. Oh ya, Top Up itu beli lebih banyak unit reksandana yang sudah dimiliki. Sedangkan tambah produk itu beli unit yang tidak dimiliki sebelumnya.

3. bisa mencairkan reksadana kapan saja hanya lewat online. Dengan klik-klik saja, dana pencairan akan ditransfer ke rekening bank kamu.

4. Beli unit reksadana juga bisa. Caranya, pilih produk yang ingin dialihkan, lalu tentukan jumlah unit dan produk tujuan pengalihan, selesai, deh.   

5. Bisa monitor investasi secara online. Intinya, mau monitor portofolio dan status transaksi sangatlah sederhana.

6. Perubahan data. Baru pindah rumah? Tenang, login dan ubah data kamu kapan saja secara online. Ke depannya, otomatis data yang tersimpan di MAMI lebih update.

Hari gini, semua serba mudah, pokoknya. Tinggal kamu memaksimalkan kemudahan tersebut buat masa kini hingga mendatang.

Jadi, semakin cepat kamu berinvestasi, kian tenang menyiapkan dana di masa depan.
Atau,
Semakin cepat kamu berinvestasi, kian mudah menggapai impian, seperti naik haji.
Apalagi, investasi reksadana syariah yang tergolong amanah sudah hadir.

Seru deh ikut talk show soal keuangan syariah. Kebetulan, aku nggak sendirian datang, ada teman-teman blogger juga, lho. 

12 comments:

  1. Dulu pernah investasi di manulife, sekarang ada syariahnya juga ya, pengen investasi lagi, setelah lunas utang tahun depan InsyaAllah, kembali diingetin nih, lirik tabungan haji yang masih segitu-gitu aja 😊

    ReplyDelete
  2. Gampang ya sekarang kalo pengen invest reksa dana, bisa online aja :)

    ReplyDelete
  3. Aku jadi pengen investasi sukuk ini...biar masa tuaku terjamin

    ReplyDelete
  4. Alhamdhulilah kemarin ikutan inveatasi juga. Modalnya dikit moga2 hasilnya barakah

    ReplyDelete
  5. Lengkaap, jadi semangat ni mau investasi, Bismillah..go go..

    ReplyDelete
  6. Buat simpanan dana pendidikan Arkaan cocok nih. Paling 3 tahun lagi sekolah kan Arkan.

    ReplyDelete